5 Tanda Anak Kucing Ingin Kencing atau Buang Kotoran | Si Binatang
Home » Kucing » 5 Tanda Anak Kucing Ingin Kencing atau Buang Kotoran

5 Tanda Anak Kucing Ingin Kencing atau Buang Kotoran

Anak kucing adalah makhluk kecil yang menggemaskan. Mereka lucu ketika bermain, imut ketika meringkuk, dan damai ketika tidur. Mereka juga suka makan saat tubuh kecil mereka bekerja untuk tumbuh lebih besar. Akibatnya, mereka cenderung sering buang air kecil dan buang air besar di sepanjang hari.

Anak Kucing Lucu

Jadi, bagaimana Anda tahu kapan anak kucing Anda perlu buang air kecil dan air besar? Ada beberapa petunjuk yang akan memberi tahu Anda kapan saatnya untuk memastikan kucing Anda sampai ke kotak pasirnya. Inilah tanda-tandanya.

Tanda Anak Kucing Ingin Kencing atau Buang Kotoran

Mengawasi tanda-tanda bahwa anak kucing Anda perlu buang air kecil atau buang air besar akan membuatnya lebih mudah untuk menghindari sebagian besar masalah di dalam rumah. Ada lima petunjuk khusus yang bisa dilihat yang akan memberi tahu Anda bahwa inilah saatnya membawa kucing Anda ke kamar mandinya.

1. Jongkok

Salah satu tanda pasti bahwa anak kucing Anda perlu buang air kecil atau buang air besar adalah dia terus berjongkok saat bergerak di sekitar ruangan. Ada juga kemungkinan anak kucing akan mengendus saat jongkok terjadi. Jika Anda tidak membawa kucing Anda ke kotak kotoran dengan cepat, kemungkinan besar akan terjadi “kebobolan” atau ngompol yang harus Anda bersihkan.

2. Mencakar dan Menggaruk Tanah

Kucing secara alami menutupi pipis dan kotorannya di luar untuk mencoba menyembunyikannya dari pemangsa. Untuk mempermudah prosesnya, mereka biasanya menggali lubang dangkal untuk buang air sebelum menutupinya dengan pasir dan puing-puing di sekitarnya.

Jadi di dalam rumah, anak kucing Anda mungkin mencoba mencakar-cakar lantai dalam upaya menyiapkan ruang untuk buang hajat.

3. Memijat-mijat Perabotan dan/atau Selimut

Kneading atau memijat-mijat bisa menjadi pertanda banyak hal, salah satunya adalah keinginan untuk buang air kecil atau besar. Jika kucing Anda tampak memijat-mijat perabotan atau selimut dan tampaknya tidak ada alasan lain untuk melakukan itu, kemungkinan sudah waktunya untuk buang air besar.

Baca Juga:  Mempelajari Kebutuhan Air Minum Kucing Peliharaan Anda

4. Komunikasi Verbal

Beberapa anak kucing sering mengeong, sementara yang lain diam. Hampir semua anak kucing akan berkomunikasi secara verbal ketika tidak dapat menemukan tempat yang cocok untuk buang air. Jika Anda melihat anak kucing Anda berkeliaran di sekitar rumah seperti mencari sesuatu sambil mengeong atau membuat suara lain, ada baiknya untuk segera membawanya ke kotak pasir.

5. Anak Kucing Baru Saja Makan

Anak kucing terkadang perlu menggunakan kotak pasir segera setelah makan. Karena itu, Anda bisa menjadikan makan sebagai tanda bahwa kotak pasir akan dibutuhkan lebih cepat. Menciptakan kebiasaan membawa anak kucing Anda ke kotak kotoran beberapa menit setelah makan akan membantu meminimalisir kecelakaan.

Tips untuk Melatih Anak Kucing Menggunakan Kotak Pasir

Anak Kucing

Pelatihan kotak pasir adalah suatu keharusan jika Anda tidak ingin anak kucing Anda buang air kecil dan buang air besar di sekitar rumah ketika dia bertambah besar. Anda harus mulai melatih kucing Anda segera setelah Anda membawanya pulang.

Berikut adalah beberapa tips untuk membuat pelatihan kotak pasir lebih mudah untuk diri Anda dan anak kucing Anda secara keseluruhan.

Sering Membawa Anak Kucing ke Kotak Pasir

Penting untuk membawa anak kucing Anda ke kotak pasir sesering mungkin sepanjang hari sehingga dia memiliki kesempatan untuk buang air sebelum dia akhirnya ngompol atau BAB di lantai di tempat lain di rumah Anda.

Baca Juga:  Makanan Terbaik untuk Kucing Umur 1 Bulan

Cobalah untuk membawa anak kucing Anda ke kotak pasir sekitar satu jam sekali sepanjang hari. Begitu dia masuk ke kotak pasir beberapa kali, dia akan mulai mencari sendiri kotak itu ketika dia perlu menggunakannya.

Pastikan Kotak Pasir Tetap Bersih

Jika kotak kotorannya tidak bersih, kemungkinan besar anak kucing Anda akan menghindari menggunakannya dan mencari tempat lain untuk buang air. Sebaiknya Anda menyaring kotoran di dalam kotak dua kali sehari, terutama saat kucing Anda sedang belajar menggunakannya. Ini akan membantu mendorongnya mencari kotak pasir dan memberinya ruang dan kenyamanan yang dibutuhkannya saat buang air.

Gunakan Snack sebagai Hadiah

Cara yang bagus untuk mendorong anak kucing Anda menggunakan kotak pasirnya sendiri adalah dengan memberinya hadiah setiap kali dia menggunakannya saat Anda membawanya ke sana. Anak kucing Anda akan segera belajar bahwa jika dia pergi ke kotak pasir untuk buang air, dia akan mendapatkan sesuatu yang enak sebagai balasannya. Tak lama kemudian, dia akan bisa menggunakan kotak pasir tanpa iming-iming snack.

Kesimpulan

Kucing bisa rewel saat menggunakan kotak pasir. Memulai pelatihan kotak pasir sejak dini adalah kunci untuk menghindari masalah di sekitar rumah. Mudah-mudahan, tanda-tanda yang diuraikan di sini bisa membantu Anda menentukan kapan anak kucing Anda perlu buang air kecil atau besar sehingga Anda bisa membawanya ke kotak kotoran dengan cepat dan menghindari kecelakaan yang tidak diinginkan itu.

Komentar