6 Penyebab Anak Kucing Tidak Mau Makan dan Solusinya | Si Binatang
Home » Kucing » 6 Penyebab Anak Kucing Tidak Mau Makan dan Solusinya

6 Penyebab Anak Kucing Tidak Mau Makan dan Solusinya

Membawa anak kucing baru ke rumah adalah salah satu momen indah dalam hidup, tetapi tentu tidak semuanya menyenangkan. Dengan hadirnya hewan peliharaan baru, muncul tanggung jawab baru, dan yang terpenting di antaranya adalah memastikan bahwa dia memiliki akses ke makanan yang sehat, bergizi, dan beragam.

Anak kucing

Tetapi bagaimana jika anak kucing Anda tidak mau makan? Anda dapat melacak penyebab keengganan makan ini ke sejumlah faktor, beberapa lebih memprihatinkan daripada yang lain. Berikut kami jelaskan di bawah dan kami sertakan juga solusinya.

Penyebab Anak Kucing Ogah Makan

1. Anak Kucing Anda Mungkin Sakit

Kehilangan nafsu makan yang berkepanjangan biasanya menunjukkan penyakit atau cedera. Jika anak kucing Anda belum makan dalam 24 jam atau lebih, segera bawa ke klinik hewan. Ini sangat penting terutama jika dia tampak lesu atau menunjukkan tanda-tanda penurunan berat badan.

Ingat: Anak kucing pada dasarnya energik dan suka bermain, dan sebagian besar kalori yang mereka konsumsi memicu pertumbuhan dan perkembangan mereka. Setiap variasi dalam perilaku makan bisa mengkhawatirkan.

Mungkin Anda sedang menghadapi sesuatu yang serius seperti penyakit atau gagal ginjal, tetapi bisa juga sesuatu yang tidak terlalu mengancam, seperti infeksi gigi. Vaksinasi juga dapat mengurangi nafsu makan kucing kecil Anda, tetapi ini biasanya ringan dan hilang dalam satu atau dua hari.

2. Kebersihan Adalah Kuncinya

Tidak ada yang suka makan dari piring kotor, tidak terkecuali anak kucing. Oleh karena itu, cuci mangkuk atau piring hewan peliharaan Anda setiap hari dan buang sisa makanan di antara waktu makan.

Baca Juga:  17 Makanan Manusia Paling Berbahaya untuk Kucing

Meskipun plastik simpel dan murah, plastik juga kurang tahan kuman. Itulah sebabnya beberapa ahli perawatan kucing menyarankan Anda untuk menggunakan mangkuk logam atau keramik jika memungkinkan.

Komplikasi lain dapat berasal dari ukuran dan bentuk wadah. Mangkuk yang dalam atau sempit, misalnya, dapat mengganggu kumis kucing, yang mungkin mendorongnya untuk menghindari makan.

3. Lokasi Makan Itu Penting

Makanan anak kucing

Kucing biasanya lebih suka makan sendiri, jadi carilah sudut ruangan yang tenang di rumah yang jarang dilewati orang dan hewan peliharaan lain tidak akan mengganggu makanan anak kucing Anda. Jika persaingan dari kucing (atau anak kucing) lain membuat kucing kecil Anda cemas, Anda perlu mencari tempat lain di mana dia bisa makan dengan tenang.

4. Jaga Rutinitas Harian Tetap Konsisten

Kucing adalah makhluk yang suka kenyamanan dan rutinitas. Jika Anda memiliki anak kucing yang lesu dan tidak makan secara teratur, itu mungkin karena Anda tidak memberinya makan secara teratur.

Jika memungkinkan, buatlah jadwal (misalnya sekali di pagi hari dan sekali lagi di malam hari) dan patuhi itu. Jika Anda tidak berada di rumah pada siang hari karena pekerjaan, sekolah, atau perjalanan, gunakan feeder otomatis yang dapat Anda program untuk mengeluarkan makanan dalam jumlah dan pada waktu yang ditentukan.

Pada saat yang sama, perubahan rutinitas (misalnya pindah ke rumah baru, perjalanan, jadwal baru, atau kehadiran bayi) dapat membuat kucing gelisah. Mereka biasanya akan beradaptasi dengan kenyataan baru ini, tetapi itu bisa memakan waktu dan transisi itu tidak selalu mulus.

Baca Juga:  Apakah Ikan Salmon Baik untuk Kucing?

5. Hangatkan Makanannya yang Membosankan Itu

Kita semua suka makanan hangat dari waktu ke waktu, dan anak kucing tidak berbeda. Meskipun makanan tidak boleh terlalu panas, menghangatkan makanan basah dalam microwave selama beberapa detik dapat membuat anak kucing tertarik untuk melahap makanannya. Panas mengaktifkan bau makanan, membuatnya anak kucing Anda tertarik dan berlari ketika Anda menyiapkan sarapan, makan siang, atau makan malamnya.

6. Berikan Makanan Bervariasi

Apakah Anda ingin makan makanan yang sama persis setiap hari? Mungkin tidak, begitu juga dengan sahabat kecil baru Anda.

Bereksperimen dengan merek yang berbeda, konsistensi (memilih makanan basah dan kering), rasa (ikan, ayam, sapi), dan sejenisnya dapat membuat anak kucing yang tidak ingin makan kembali makan dengan lahap. Bumbui makanan mereka dengan sesuatu yang berbau atau berasa enak seperti kuah dari tuna kalengan atau bubuk vitamin kucing.

Untuk mengurangi kebosanan, alergi makanan, dan masalah pencernaan, beberapa ahli merekomendasikan untuk mengubah pola makan kucing Anda dua hingga empat kali setahun.

Demikian tips dari kami, semoga anak kucing Anda kembali makan dengan lahap ya!

Komentar