Ke Mana Burung Pergi Saat Sedang Turun Hujan? | Si Binatang
Home » Burung » Ke Mana Burung Pergi Saat Sedang Turun Hujan?

Ke Mana Burung Pergi Saat Sedang Turun Hujan?

Pernahkah Anda memperhatikan bahwa ketika hujan turun di luar biasanya tidak ada burung yang terlihat? Seperti diketahui, burung yang kebasahan tidak bisa terbang. Tentu agak aneh untuk melihat tempat yang biasanya dipenuhi burung menjadi sepi. Jika burung menghabiskan begitu banyak waktu mereka nongkrong di tempat terbuka yang relatif bisa dilihat oleh semua orang, ke mana mereka pergi saat hujan?

Burung kehujanan

Dalam artikel ini, kita akan menyelam jauh ke dalam untuk mengeksplorasi beberapa teori yang paling menonjol, serta salah satu yang kurang dikenal, tentang ke mana burung pergi saat hujan.

Teori Canopy Domicile

Teori paling umum yang akan menjelaskan ke mana burung pergi saat hujan adalah teori domisili kanopi. Teori ini menunjukkan bahwa saat hujan lebat, burung akan mencari perlindungan di semak-semak dan pohon terdekat.

Menurut teori ini, daun tanaman biasa berfungsi seperti “payung mini” yang dapat menghalau air, melindungi burung dari hujan. Saat bersembunyi, burung cenderung beristirahat tanpa bergerak untuk menghemat energi. Tetap tersembunyi di bawah beberapa daun seringkali cukup untuk menjaga burung aman dari hipotermia dan potensi kebasahan / tenggelam.

Teori Storm Avoidance

Teori ini menunjukkan bahwa beberapa burung hanya melarikan diri dan terbang ke tempat yang cuacanya lebih baik. Meskipun teori ini mungkin tidak memuaskan seperti penjelasan tentang burung yang bersembunyi di semak-semak, teori ini memiliki beberapa fakta pendukung. Misalnya, para ilmuwan telah membuktikan bahwa banyak spesies burung dapat merasakan perubahan tekanan udara yang sangat kecil sekalipun. “Indra keenam” ini dapat memperingatkan burung akan badai yang datang.

Spesies burung tertentu sering memakan banyak makanan dengan cepat ketika mereka merasakan badai datang. Setelah memakan biji-bijian dan serangga kecil, burung-burung tersebut melarikan diri dari daerah itu untuk mencari tempat yang aman. Beberapa burung bahkan telah didokumentasikan terbang beberapa kilometer mencari tempat yang aman untuk beristirahat ketika badai akan segera terjadi.

Teori Plain Sight

Burung di tengah hujan

Teori ini menjelaskan bahwa banyak burung sebenarnya tidak “pergi” ke mana pun saat hujan. Jika hujan tidak terlalu deras, sebagian besar burung akan terus mencari makan. Banyak spesies burung memiliki bulu yang dilapisi dengan minyak alami yang juga membantu mereka menghadapi badai.

Beberapa jenis burung bahkan telah diamati berdiri kaku dengan paruhnya mengarah ke langit seperti patung burung mini yang berani menantang hujan. Posisi tubuh ini membantu burung menghemat energi karena meminimalkan area kontaknya dengan tetesan air hujan yang jatuh.

Teori ini menunjukkan bahwa burung tidak benar-benar “pergi” ke mana pun. Bahkan, burung pemberani ini akan terlihat oleh orang yang lewat, pemangsa, dan fotografer yang terampil. Meski begitu, tidak banyak spesies burung yang menggunakan metode ini saat hujan lebat mulai turun.

Teori Burrowing Bird

Teori ini menunjukkan bahwa beberapa spesies burung mencari perlindungan dari hujan dengan mengubur diri di vegetasi, tanah lepas, atau bahkan tumpukan puing-puing untuk menghindari basah kuyup. Banyak burung yang menghabiskan banyak waktu mencari makan di tanah akan menggunakan teknik ini agar tetap hangat dan kering.

Spesies burung seperti robin telah didokumentasikan mencari tumpukan daun atau semak belukar ketika hujan mulai turun untuk segera membangun tempat perlindungan darurat.

Bagaimana Jika Hujan Terus Turun?

Jika hujan berlangsung dalam waktu yang sangat lama, seekor burung mungkin akan merasakan rasa lapar yang tumbuh lebih kuat daripada keinginannya untuk tetap aman dan kering. Ketika rasa lapar menguasai beberapa spesies burung, mereka mungkin akan mengambil risiko hipotermia untuk mencari bahkan sedikit makanan untuk dimakan.

Burung yang lebih kecil cenderung lebih rentan dalam hujan badai karena lebih sulit bagi mereka untuk mempertahankan panas dan mengatasi efek peredam terbang dari tetesan hujan yang jatuh daripada burung yang lebih besar.

Sayangnya, dalam beberapa kasus terlalu banyak hujan diketahui bisa mengakibatkan kematian burung yang tidak siap menghadapi badai. Jika bulu burung menjadi basah kuyup, dia mungkin tidak dapat melarikan diri dari serangan pemangsa atau mungkin tenggelam begitu saja. Peristiwa badai besar sering menyebabkan ribuan, jika bukan ratusan ribu, burung mati.

Kesimpulan

Jadi begitulah; ada empat teori utama tentang ke mana burung pergi saat hujan. Secara sederhana, burung mencari perlindungan di pohon dan semak-semak terdekat, berdiri diam di tengah hujan, menggali tanah dan tumpukan puing, atau melarikan diri dari badai. Lain kali ketika hujan mulai turun, lihatlah ke luar apakah ada burung apa pun. Sekarang setelah Anda tahu di mana mencarinya, mungkin tidak akan terlalu sulit untuk menemukannya.

Komentar