Penyebab Ikan Guppy Berubah Warna Menjadi Pucat | Si Binatang
Home » Ikan » Penyebab Ikan Guppy Berubah Warna Menjadi Pucat

Penyebab Ikan Guppy Berubah Warna Menjadi Pucat

Ikan guppy adalah salah satu jenis ikan favorit di kalangan penghobi ikan hias. Itu karena guppy sangat cantik dan mudah dirawat. Namun cukup sering kita perhatikan warna ekor ikan guppy berangsur-angsur memudar, menyebabkan mereka kehilangan warnanya. Fenomena itu mungkin membuat Anda sedikit khawatir, jadi kami akan membahas topik ini dengan cukup ekstensif.

Warna pudar gupi

Ikan guppy biasanya kehilangan warna dan menjadi pucat karena kondisi stres, misalnya karena kehadiran teman seakuarium yang suka mengganggu, kualitas air yang buruk, lingkungan baru, atau penyakit jamur yang mendasarinya. Namun itu juga bisa terjadi ketika nutrisi mereka tidak tercukupi dan hanya terdiri atas pakan serpihan dan pelet. Ikan guppy yang telah memutih perlu Anda perhatikan karena mereka mungkin menderita penyakit parah yang dapat menginfeksi seluruh penghuni akuarium.

Mengapa Guppy Kehilangan Warnanya?

Biasanya ikan mati kehilangan warnanya. Jika guppy Anda masih tergeletak di dasar akuarium dan warnanya sudah memudar, kemungkinan besar dia sudah mati. Periksalah untuk memastikan itu. Anda dapat melakukan ini dengan menyenggol dan mendorongnya atau memberikan rangsangan eksternal seperti makanan.

Namun jika guppy Anda masih aktif tetapi warnanya sudah mulai berkurang, kemungkinan penyebabnya adalah faktor-faktor berikut:

Kondisi Stres

Stres adalah salah satu penyebab paling umum dari memudarnya warna pada ikan seperti guppy. Sumber stres utama meliputi pencahayaan yang terlalu kuat, kepadatan yang berlebihan, akuarium kecil, dan elemen eksternal seperti lalu lintas manusia yang terus menerus di sekitar akuarium. Ikan guppy yang hidup di akuarium yang tidak memiliki dedaunan lebih rentan terhadap stres.

Ikan guppy tidak berbeda dengan ikan lainnya, dan warnanya akan memudar selama sumber stresnya tidak dihilangkan. Salah satu alasannya adalah ikan guppy yang stres tidak mau makan sebanyak yang seharusnya.

Baca Juga:  Dari Mana Ikan Guppy Berasal? Ini Fakta Lengkapnya

Pengganggu

Berkelahi di dalam akuarium dapat menyebabkan ikan guppy kehilangan warna karena kekerasan menyebabkan stres. Guppy tidak boleh dipelihara dengan ikan agresif seperti tiger barb yang akan mengejar mereka di sekitar akuarium dan menggigiti siripnya.

Anda juga harus memelihara satu ekor guppy jantan untuk setiap 2-3 ekor guppy betina. Guppy jantan cukup agresif satu sama lain, terutama di akuarium dengan populasi betina yang kecil. Mereka akan bersaing keras memperebutkan betina.

Kualitas Air Buruk

Ikan gupi

Kualitas air yang tidak memadai adalah salah satu penyebab paling berbahaya dari hilangnya warna pada ikan seperti guppy. Ikan guppy harus dipelihara dalam akuarium bersih dengan parameter yang tepat (pH, suhu, alkalinitas). Akuarium yang tidak dikelola dengan baik cenderung mengalami lonjakan zat beracun seperti nitrat, nitrit, dan amonia, yang dapat meracuni guppy Anda.

Fluktuasi suhu yang liar juga berbahaya. Air harus bersuhu 22° hingga 26 °C dan tetap stabil. Ingatlah bahwa kondisi akuarium yang buruk tidak hanya menyebabkan stres, tetapi juga membuat ikan terkena penyakit yang dapat menghilangkan warnanya dalam jangka panjang.

Penyakit yang Mendasari

Beberapa penyakit memiliki dampak langsung pada warna guppy. Salah satu contohnya adalah ich, yang menyebabkan munculnya bintik-bintik putih di seluruh tubuh ikan guppy. Ada juga busuk sirip yang menghilangkan warna dari sirip. Jamur saprolegnia diketahui dapat menghitamkan sisik, sirip, dan ekor guppy.

Penyakit lain seperti dropsy, gangguan kandung kemih, dan cacing insang tidak selalu terkait dengan gejala pewarnaan. Namun guppy yang terserang penyakit ini akan menjadi pucat karena stres yang ditimbulkannya.

Baca Juga:  Panduan Lengkap Perawatan Ikan Guppy di Akuarium

Ikan Baru

Proses pemindahan ikan dari toko ikan ke akuarium di rumah Anda dapat menyebabkan stres. Hal yang sama berlaku untuk ikan yang dikirim dari jarak jauh. Perubahan warna hanyalah salah satu gejala di antara banyak gejala yang mungkin muncul pada guppy saat Anda memasukkannya ke dalam akuarium.

Gejala lain adalah takut-takut, yaitu ikan menghabiskan beberapa hari pertama bersembunyi. Jika dimasukkan ke dalam akuarium secara tiba-tiba, guppy baru itu kemungkinan besar akan mengalami gangguan dan perubahan kualitas air yang keras. Kuncinya di sini adalah melakukan penyesuaian secara bertahap.

Kekurangan Gizi

Ikan guppy harus diberi makan dua kali sehari. Juga akan lebih baik jika Anda memberi mereka makanan yang bisa mereka habiskan dalam satu menit atau kurang. Anda harus menghindari pemberian makan yang berlebihan atau sebaliknya kurang makanan bergizi. Anda juga harus menjaga pola makan yang tepat.

Beri ikan guppy berbagai makanan seperti artemia, cacing darah, flake, dan pelet. Jangan paksa mereka untuk bertahan hidup dengan pakan flake dan pelet saja. Ikan guppy membutuhkan lebih banyak nutrisi daripada yang dikandung pakan flake atau pelet yang Anda berikan. Pola makan yang salah akan mempengaruhi fisik mereka, termasuk ukuran dan warnanya.

Tags:

Komentar