Apakah Kuda Bisa Makan Kentang? Apa Efeknya? | Si Binatang
Home » Fakta Binatang » Apakah Kuda Bisa Makan Kentang? Apa Efeknya?

Apakah Kuda Bisa Makan Kentang? Apa Efeknya?

Banyak makanan favorit kita yang terbuat dari kentang, seperti kentang goreng dan perkedel kentang. Meskipun rasanya lezat, kuda tidak bisa makan kentang karena beracun bagi mereka, seperti halnya sayuran lain dari keluarga nightshade atau terong-terongan. Kentang sangat beracun dalam bentuk mentahnya dan Anda tidak boleh memberi makan kuda dengan kentang dalam bentuk apa pun.

Kentang untuk Kuda

Untungnya, sebagian besar kuda menganggap kentang dan tanaman nightshade lainnya benar-benar tidak menarik. Namun beberapa produsen pakan memasukkan kentang ke dalam makanan dan camilan kuda yang berbeda, yang akan dimakan kuda dengan senang hati.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang mengapa kuda tidak bisa makan kentang, teruslah membaca artikel ini.

Mengapa Kuda Tidak Bisa Makan Kentang?

Kuda tidak bisa makan kentang karena bisa beracun. Meskipun satu gigit kentang tidak akan membahayakan kuda besar, Anda harus menghindari memberi kuda Anda kentang apa pun, terutama dalam jumlah besar atau mentah.

Menariknya, beberapa kuda dapat makan kentang tanpa efek negatif, tetapi kebanyakan kuda akan menderita gangguan pencernaan yang parah. Karena tidak mungkin untuk memprediksi kuda mana yang dapat mentolerir kentang, maka sebaiknya Anda menghindarinya sama sekali.

Kentang Itu Beracun

Kuda tidak bisa makan kentang karena sayuran ini adalah bagian dari keluarga nightshade atau terong-terongan. Nightshade, yang meliputi paprika, terong, dan tomat, dianggap sebagai salah satu bentuk tanaman paling beracun untuk hewan ternak seperti sapi dan kuda.

Sebagai bagian dari keluarga nightshade, kentang memiliki jumlah solanin yang tinggi. Saat dimasak, solanin akan rusak, membuat kentang yang dimasak benar-benar aman untuk dikonsumsi manusia. Namun ketika kentang dibiarkan mentah, sejumlah besar solanin ada di dalam sayuran ini, sehingga sangat berbahaya bagi manusia dan kuda.

Jika manusia menelan bahan beracun ini, mereka biasanya akan memuntahkannya, membantu mengurangi gejala dan kemungkinan efek samping jangka panjangnya. Namun kuda tidak memiliki kemampuan untuk muntah. Tanpa kemampuan ini, kuda lebih mungkin menjadi keracunan karena mereka tidak bisa mengeluarkan bahan beracun itu dari tubuh mereka.

Kentang Bisa Menggemukkan

Alasan lain mengapa Anda tidak boleh memberikan makan kentang kepada kuda adalah karena kentang merupakan sayuran bertepung atau berpati. Karena berpati, kentang secara alami tinggi karbohidrat. Karbohidrat dapat dengan mudah menyebabkan manusia naik berat badannya, dan hal yang sama berlaku untuk kuda.

Faktanya, kentang bisa lebih menggemukkan kuda daripada kita. Kuda tidak berevolusi untuk memproses makanan berkarbohidrat tinggi seperti kentang. Akibatnya, makan sayuran dan zat berpati dapat menyebabkan kuda menjadi gemuk dengan sangat cepat.

Baca Juga:  Inilah 9 Jenis Kuda Tercepat di Dunia dan Gambarnya

Sama seperti obesitas yang dikaitkan dengan sejumlah efek kesehatan negatif pada manusia, sayuran berpati juga sama berbahayanya, atau lebih berbahaya untuk kuda. Hindari memberikan makan kentang dan sayuran bertepung lainnya ke kuda Anda agar mereka bisa tetap ramping, langsing, dan lincah.

Apakah Pengolahan Kentang Berpengaruh?

Makanan Kuda

Manusia jarang makan kentang mentah dan itu adalah hal yang bagus. Kentang mentah bisa beracun. Belum lagi, teksturnya keras dan tidak menggugah selera. Lantas apakah pengolahan kentang itu penting? Dengan kata lain, dapatkah Anda memberikan kentang pada kuda setelah dimasak dengan cara tertentu?

Secara umum, kentang mentah adalah yang paling beracun bagi kuda Anda, tetapi Anda harus sepenuhnya menghindari memberi mereka kentang, tidak peduli bagaimana kentang dimasak.

Kentang Mentah untuk Kuda

Seperti yang kami jelaskan di atas, kentang adalah sumber solanin yang baik, yang beracun dan ditemukan dalam kentang mentah. Jadi jangan memberikan makan kentang mentah ke kuda Anda. Kentang mentah sangat mungkin meracuni dan membahayakan kuda Anda.

Kulit kentang memiliki jumlah solanin yang sangat besar. Faktanya, penelitian menunjukkan bahwa kulit kentang memiliki 3 hingga 10 kali lebih banyak solanin daripada bagian kentang lainnya. Akibatnya, Anda tidak boleh memberikan kulit kentang ke kuda Anda.

Bagaimana dengan Kentang yang Dimasak?

Di atas sudah disebutkan bahwa solanin akan rusak selama proses memasak. Ini mungkin membuat Anda berpikir bahwa tidak apa-apa memberikan makan kentang yang dimasak untuk kuda Anda. Meskipun kentang yang dimasak cenderung memiliki jumlah solanin yang aman, Anda tidak perlu mengambil risiko mengekspos kuda Anda ke racun.

Belum lagi, kentang olahan, seperti keripik kentang, mengandung sejumlah bahan kimia dan natrium, yang akan merusak saluran pencernaan kuda Anda. Aturan ini tidak hanya berlaku untuk camilan kentang olahan. Jangan memberi makan kuda Anda makanan olahan secara umum karena saluran pencernaannya tidak dirancang untuk itu.

Plus, kentang yang dimasak biasanya dimasak dengan minyak, mentega, dan zat lemak lainnya. Zat-zat ini sangat menggemukkan dan dapat menyebabkan kuda Anda menjadi lebih gemuk daripada sekedar kentang saja.

Kesimpulannya jelas, Anda juga tidak boleh memberikan kentang matang untuk kuda Anda. Meskipun tidak mungkin beracun, kentang yang dimasak tidak cocok untuk saluran pencernaan kuda dan dapat menyebabkan kuda Anda bertambah bobotnya.

Tanda-tanda Keracunan Kentang pada Kuda

Karena kuda sangat besar, satu atau dua gigitan kentang tidak akan menyakiti mereka. Namun jika mereka menelan banyak kentang atau tanaman kentang, mereka biasanya akan menunjukkan beberapa tanda keracunan kentang. Tingkat keparahan gejala tergantung pada seberapa banyak yang ditelannya.

Baca Juga:  Inilah 9 Jenis Kuda Tercepat di Dunia dan Gambarnya

Berikut adalah bentuk keracunan kentang ringan hingga sedang yang paling umum pada kuda:

  • Pembengkakan perut
  • Sakit perut
  • Kram
  • Diare
  • Mengiler berlebihan
  • Pembengkakan yang berlebihan

Jika kuda Anda telah mengonsumsi kentang dalam jumlah besar, gejala yang lebih parah bisa terjadi, seperti:

  • Kebingungan
  • Kehilangan selera makan
  • Gangguan pernapasan

Apa yang Harus Dilakukan Jika Kuda Memakan Kentang?

Jika kuda Anda mencuri beberapa gigitan kentang, Anda tidak perlu segera khawatir. Karena ukurannya yang besar, kuda jauh lebih tangguh daripada manusia dalam hal mengonsumsi bahan beracun atau berbahaya. Jadi, langkah pertama adalah memperkirakan berapa banyak kentang yang sudah mereka makan. Satu atau dua gigitan keripik kentang, misalnya, tidak perlu dikhawatirkan.

Namun Anda harus segera menghubungi dokter hewan jika kuda Anda mengonsumsi kentang dalam porsi besar, terutama jika masih mentah. Jika kuda Anda menunjukkan tanda-tanda keracunan kentang, segera hubungi dokter hewan Anda.

Anda harus berpacu dengan waktu dalam hal keracunan kentang pada kuda. Semakin cepat Anda menghubungi dokter hewan, semakin cepat mereka dapat mendiagnosis masalah dan mengobatinya. Biasanya, pengobatan melibatkan dosis arang aktif dan neostigmin. Jika keracunan kentang diketahui sejak dini, seharusnya ini tidak menyebabkan kerusakan permanen pada kuda Anda.

Makanan Lain dalam Keluarga Nightshade

Kentang bukan satu-satunya sayuran dan tanaman yang harus Anda hindari untuk diberikan ke kuda. Seperti yang dijelaskan, nightshade dianggap sebagai salah satu tanaman paling beracun untuk memberi makan kuda Anda.

Berikut adalah tanaman nightshade umum lainnya yang juga beracun bagi kuda:

  • Terong
  • Cabai-cabaian
  • Paprika
  • Tomat

Kesimpulan

Meskipun kentang adalah makanan ringan yang enak bagi manusia, hindari memberikannya kepada kuda Anda. Kentang mentah bisa sangat beracun jika dikonsumsi dalam jumlah besar. Meskipun kentang yang dimasak tidak beracun, kentang tetap tidak baik untuk kuda Anda karena dapat menyebabkan obesitas dan masalah lainnya.

Jika kuda Anda telah memakan beberapa kentang, ingatlah untuk tidak panik dan nilailah seberapa banyak kentang yang mereka makan terlebih dahulu. Dari sana, Anda dapat memutuskan apakah Anda perlu menghubungi dokter hewan untuk perawatan lebih lanjut atau tidak.

Tags:

Komentar