Perbedaan Makanan Kucing dan Makanan Anjing | Si Binatang
Home » Anjing » Perbedaan Makanan Kucing dan Makanan Anjing

Perbedaan Makanan Kucing dan Makanan Anjing

Jika Anda seorang pecinta hewan sejati, Anda mungkin memelihara anjing dan kucing sekaligus di rumah Anda, dan dengan mahalnya harga makanan, terutama di masa pandemi, banyak orang mulai bertanya-tanya apa perbedaan antara makanan anjing dan kucing dan apakah mereka berdua bisa makan makanan yang sama.

Kucing dan Anjing Makan Bersama

Jika ini yang Anda alami dan Anda ingin tahu apakah Anda dapat memangkas biaya dengan menggabungkan makanan mereka, teruslah membaca artikel ini karena kami akan membahas persamaan dan perbedaan bahan dari setiap jenis makanan dan bagaimana Anda dapat membuat keputusan yang tepat

Gambaran Umum Tentang Makanan Kucing

Apa Itu Makanan Kucing?

Ada dua jenis dasar makanan kucing, basah dan kering. Pabrik memasak bahan langsung di dalam kaleng saat mengolah makanan kucing basah, menyegel kelembapan dan rasa. Makanan kering seperti biskuit atau kue dicampur dengan aneka bahan dan dipanggang hingga membentuk kibble keras dan renyah. Keduanya akan memberi kucing Anda makanan lengkap dan seimbang.

Kucing adalah karnivora sejati, jadi mereka membutuhkan makanan tinggi protein hewani. Tidak seperti manusia, mereka tidak membutuhkan buah-buahan, sayuran, atau tanaman lain dalam makanan mereka. Protein hewani memberi kucing asam amino penting, taurin, yang tidak dapat dibuat oleh tubuh mereka.

Jenis Makanan Kucing yang Harus Anda Pilih

Saat memilih jenis makanan untuk kucing Anda, kami merekomendasikan kibble kering daripada makanan basah. Mengunyah kibble kering akan mengikis karang dan plak gigi, membantu memperlambat perkembangan penyakit gigi pada kucing peliharaan Anda.

Baca Juga:  Mata Kucing Berair: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Penyakit gigi adalah masalah utama bagi kucing, dan beberapa ahli menyatakan bahwa lebih dari 50% kucing memiliki beberapa bentuk penyakit gigi pada usia empat tahun.

Makanan basah bisa menjadi pilihan yang bagus jika kucing Anda mengalami konstipasi atau dehidrasi. Kucing biasanya lebih suka makanan basah karena umumnya mengandung potongan daging asli, jadi ini cara yang bagus untuk membuat kucing yang ogah makan mau makan lagi atau memberikan obat pada kucing Anda.

Namun makanan basah tidak bisa mengikis plak apa pun. Malahan, makanan basah bisa menempel di gigi sehingga mempercepat kerusakan gigi.

Gambaran Umum Tentang Makanan Anjing

Kucing dan Anjing Makan

Apa Itu Makanan Anjing?

Makanan anjing mirip dengan makanan kucing dalam banyak hal. Seperti makanan kucing, makanan anjing tersedia dalam bentuk basah dan kering. Makanan basah memiliki bahan yang dimasak di dalam kaleng, dan makanan kering memiliki bahan yang dicampur dengan bahan dasar kue.

Keduanya bisa terlihat sangat mirip, itulah sebabnya banyak orang bertanya-tanya apakah Anda bisa mencampur kedua jenis makanan tersebut.

Anjing adalah omnivora, dan tidak seperti kucing, mereka membutuhkan buah dan sayuran dalam makanannya bersama dengan protein hewani. Tubuh mereka dapat membuat taurin, jadi mereka tidak membutuhkan makanan untuk mengasup taurin.

Bagaimana Jika Kucing Memakan Makanan Anjing?

Jika kucing Anda memakan makanan anjing saat Anda tidak melihatnya, itu tidak masalah. Namun makanan anjing tidak mengandung nutrisi yang dibutuhkan kucing agar tetap sehat. Kekurangan makanan anjing terbesar adalah taurin, yang penting untuk mengembangkan ginjal, jantung, dan penglihatan.

Baca Juga:  125 Nama Kucing Terbaik Awalan Huruf C Jantan dan Betina

Keseimbangan vitamin dan mineral lainnya juga akan hilang. Karena kucing tidak memiliki saluran pencernaan untuk mencerna bahan tumbuhan, memakan makanan anjing yang mengandung bahan-bahan tersebut dapat mengganggu perut kucing Anda.

Bagaimana Jika Anjing Memakan Makanan Kucing?

Anjing adalah omnivora yang bisa memakan berbagai macam makanan, dan jika mereka memakan makanan kucing saat Anda lengah, itu akan baik-baik saja. Anjing tidak terlalu pemilih dengan apa yang mereka makan, tetapi seperti ketika kucing makan makanan anjing, vitamin dan mineral yang dikandungnya tidak tepat jumlahnya untuk menghasilkan anjing yang sehat.

Makanan kucing juga cukup kaya dibandingkan dengan makanan anjing, terutama makanan basah, yang dapat menyebabkan anjing Anda sakit perut dan kemungkinan diare setelah mengkonsumsinya.

Kesimpulan

Meskipun seekor anjing atau kucing terkadang dapat saling memakan makanan satu sama yang lain, menjadikannya sebagai bagian rutin dari menu makanan mereka dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan bahkan masalah kesehatan.

Anjing dan kucing memiliki pola makan berbeda yang membutuhkan nutrisi dalam jumlah tertentu, jadi sebaiknya tetap gunakan makanan yang dikhususkan untuk mereka agar hewan peliharaan Anda sehat dan kuat serta bebas dari masalah kesehatan.

Komentar