Panduan Perawatan Burung Anis Merah Anakan / Trotolan | Si Binatang
Home » Burung » Panduan Perawatan Burung Anis Merah Anakan / Trotolan

Panduan Perawatan Burung Anis Merah Anakan / Trotolan

Anis merah sebagai salah satu burung kicau favorit orang bisa dibilang tak selalu mudah perawatannya. Meski begitu, banyak sekali kicaumania yang hobi memeliharanya karena burung ini punya keunikan tersendiri. Bahkan tak sedikit dari mereka yang lebih memilih memelihara anis merah sejak masih anakan alias trotolan. Tapi bagaimana caranya? Nah kami akan berikan panduannya agar lebih efektif.

Anis Merah Anakan

Perawatan Burung Anis Merah Anakan

Ada alasan khusus kenapa kicaumania lebih suka memelihara anis merah anakan alias trotolan, salah satunya adalah ini dianggap lebih prospektif dan lebih terjamin kualitasnya. Memelihara trotolan dirasa lebih baik daripada memelihara burung bakalan yang seringkali tak jelas kapan mau buka suara. Dan supaya hasilnya bagus, merawat anis merah trotolan sebaiknya tidak dilakukan secara sembarangan. Ada trik-trik khusus yang perlu Anda pelajari. Kami akan membagikannya untuk Anda.

Perlu diketahui bahwa sebagian besar burung anis merah yang beredar di pasaran saat ini adalah burung hasil penangkaran / breeding. Populasi anis merah di alam liar sudah sangat menurun karena berbagai alasan, termasuk penangkapan dan berubahnya habitat. Nah, oleh karena itu Anda disarankan untuk membeli anis merah trotolan dari penangkaran supaya mudah perawatannya dan tak mengganggu kelestariannya di alam liar.

Dalam merawat burung anis merah trotolan, setidaknya ada dua jenis perawatan yang perlu Anda lakukan. Berikut adalah langkah-langkah selengkapnya.

Tips Perawatan Awal

Siapkan sangkar yang sesuai

Langkah pertama memelihara anis merah trotolan adalah menyiapkan sangkar hariannya. Bila burung anakan Anda masih liar atau giras, maka sebaiknya Anda menggunakan sangkar yang memiliki jeruji rapat dan lantai yang rata. Ini dimaksudkan agar burung lebih aman dan tidak berisiko mati karena terlalu panik, biasanya karena ada bagian tubuhnya yang terjepit atau tersangkut di jeruji.

Sangkar burung yang dirasa paling aman dan sesuai untuk anis merah adalah cungkok. Sangkar cungkok memiliki bagian dasaran / lantai yang rata dengan lubang berjeruji di bagian tengah. Desain ini sangat sesuai dengan karakter burung anis merah yang suka sekali melompat naik-turun tenggeran, sehingga Anda tak perlu khawatir burung Anda tersangkut jeruji.

Sediakan satu tenggeran dalam sangkar karena anis merah tidak selincah kacer atau murai batu yang lebih sering bergerak. Pastikan tenggeran yang Anda pasang diameternya pas dengan cengkeraman cakar kakinya agar burung nyaman dan tidak mudah goyah ketika bertengger.

Berikan pakan yang tepat

Agar kondisi burung anis merah trotolan Anda prima, berikan pakan full extra fooding (EF), terutama jangkrik dan cacing tanah. Anda bisa menjatahkan 10 ekor jangkrik dan 10 ekor cacing tanah pada masa awal perawatannya. Selain itu, berikan juga kroto dan buah-buahan seperti apel atau pisang.

Jika Anda hendak memberikan voer, maka berikan secara selektif dan hati-hati. Ini lantaran voer yang tidak tepat bisa membuat kotoran burung ani merah menjadi encer dan berbau tidak sedap. Seleksilah jenis voer yang paling tepat untuk anis merah dan yang paling direkomendasikan untuk burung anakan.

Mengatur waktu mandi dan jemur

Bila burung anis merah trotolan Anda belum sepenuhnya beradaptasi dengan lingkungan barunya, maka Anda tidak perlu memandikannya. Di minggu-minggu pertamanya, biarkan anis merah trotolan Anda melihat burung lain mandi dalam karamba sebagai bagian dari pelatihannya. Sebaiknya jangan dulu memberikan terapi mandi malam pada burung yang baru beberapa hari dibeli karena hal itu malah bisa membuatnya stres dan sakit.

Penjemuran anis merah trotolan cukup lakukan seperlunya saja, tidak lebih dari 30 menit di pagi hari, yaitu setelah matahari terbit. Sinar matahari pagi sangat baik untuk kesehatan burung dan mendorong perkembangan tulang dan bulu-bulunya.

Setelah burung dijemur, gantunglah sangkarnya di tempat teduh, misalnya di teras rumah atau dahan pohon yang teduh dan sejuk. Jangan menggantung sangkarnya di tempat yang terlalu panas atau berangin kencang. Supaya burung anakan Anda cepat berbunyi, Anda bisa mencoba menggantungkan sangkar burung lain yang bersuara ngeriwik di dekatnya seperti burung pleci.

Berikan vitamin secara rutin

Untuk menunjang kesehatannya, anis merah trotolan perlu diberi multivitamin yang dicampur dalam air minum pada 1-2 minggu pertamanya. Burung yang mendapat pasokan vitamin yang cukup tidak mudah drop kondisi fisiknya di lingkungan yang baru.

Kerodong full pada malam hari

Biasakan untuk mengkerodong burung anis merah trotolan Anda secara full di malam hari. Saat pertama mengkerodong, jangan tutup full dulu supaya burung tidak ketakutan dan terbiasa. Tutup kerodong secara perlahan hari demi hari sampai sangkar tertutup sepenuhnya.

Dan pastikan juga untuk menjauhkan anis merah trotolan Anda dari burung sejenis atau burung lain yang suaranya cukup keras, terutama di minggu-minggu pertama perawatannya.

Tips Perawatan Lanjutan

Trotolan Anis Merah

Setelah burung anis merah trotolan Anda menjalani 1-2 minggu masa perawatan awal dan sudah mulai beradaptasi, maka Anda bisa melakukan perawatan lanjutan. Poin-poinnya kami jelaskan sebagai berikut.

Melatih mandi dalam karamba

Anda membutuh waktu, kesabaran, dan keterampilan khusus saat melatih burung anakan agar mau masuk ke dalam karamba mandi. Biasanya kicaumania cukup menempelkan sangkar dan karamba dalam posisi kedua pintu saling berhadap-hadapan. Setelah itu, pintu karamba dibuka perlahan dan kemudian pintu sangkar juga dibuka.

Jika burung anakan Anda langsung melompat dan pindah tempat, maka Anda tak perlu susah payah memancingnya. Tapi jika burung tak mau lekas pindah, maka ada trik khusus yang perlu Anda lakukan.

– Pancing burung anakan Anda dengan makanan seperti jangkrik atau cacing.

– Dorong burung masuk karamba menggunakan colokan atau digebah tangan.

– Tangkap burung lalu masukkan langsung ke dalam karamba mandinya.

Di dalam karamba mandinya gunakan tenggeran dari batang pohon yang berbentuk melengkung di bagian tengahnya. Lengkungan tengah yang terendam air itu akan membuat burung tak ragu-ragu masuk ke dalam bak mandi.

Cara lain yang bisa dicoba bila burung Anda masih tetap tak mau mandi adalah dengan mengambil tenggerannya sehingga burung berada di dalam bak mandinya.

Melakukan pemasteran

Suara isian burung anis merah trotolan perlu dilatih dengan metode klasik pemasteran. Anda bisa memakai suara-suara kicau kasar seperti cucak jenggot dan cerecetan parkit, bisa juga suara masteran berjenis ngerol seperti kicauan kenari atau blackthroat.

Proses pemasteran bisa dilakukan setelah burung selesai dimandikan dan dijemur. Anda bisa melakukan pemasteran di dalam / luar ruangan, sama seperti ketika Anda memaster burung murai batu trotolan.

Ciptakan suasana senyaman mungkin

Agar burung anis merah trotolan Anda tetap tenang dan tidak gampang stres, maka Anda perlu membuat suasana sekitar senyaman mungkin untuknya. Jauhkan burung dari berbagai macam gangguan hewan predator seperti kucing, tikus, dan ular.

Beberapa kondisi bisa mempengaruhi dan mempercepat proses keluarnya suara pada burung anis merah trotolan, yakni:

– Lokasi menggantung sangkarnya yang sejuk, tenang, dan nyaman.

– Terdengar suara air mengalir baik dari sungai, kamar mandi, atau suara air dalam akuarium.

– Mendekatkan sangkar burung lain yang bersuara ngeriwik seperti pleci atau burung-madu (kolibri).

– Suara televisi atau radio diyakini bisa memancing burung untuk bersuara.

Nah begitulah panduan perawatan burung anis merah trotolan yang kami rangkum dari berbagai sumber. Semoga bermanfaat ya buat Anda!

Komentar