Berapa Umur Marmut? Cara Memperpanjang Umur Marmut | Si Binatang
Home » Marmut » Berapa Umur Marmut? Cara Memperpanjang Umur Marmut

Berapa Umur Marmut? Cara Memperpanjang Umur Marmut

Banyak orang senang memelihara hewan di rumah. Dan salah satu hewan favorit banyak keluarga adalah marmut alias guinea pig. Keluarga menganggap marmut hewan peliharaan yang lembut dan ukurannya ideal, terutama untuk anak-anak.

Usia Marmut

Meskipun berukuran kecil dan tidak terlalu rewel, marmut tetap membutuhkan perhatian dan kasih sayang yang maksimal untuk berkembang. Mereka adalah makhluk sosial yang lebih suka ditemani orang atau marmut lain daripada hidup sendiri.

Harapan Hidup Marmut

Sejak awal, penting untuk mengetahui beberapa fakta tentang marmut sebelum menjadikannya peliharaan. Salah satu bidang penting adalah umur. Berapa lama marmut hidup? Banyak pemilik hewan peliharaan ingin tahu berapa tahun mereka akan bisa menikmati keberadaannya.

Biasanya, marmut dapat hidup antara 5 hingga 7 tahun. Namun panjang umur bervariasi tergantung pada beberapa faktor. Dalam keadaan terbaik, mereka dapat hidup hingga 10 tahun lamanya. Tidak jarang marmut hidup lebih lama, menghadirkan banyak kegembiraan dan kenangan bagi seluruh anggota keluarga.

Meskipun demikian, sejak hari pertama, sebagai pemilik hewan peliharaan Anda harus berkomitmen untuk merawatnya dengan baik. Jika marmut dipelihara dalam keadaan terbaik, maka umur yang lebih panjang adalah hadiahnya.

Cara Membantu Marmut Hidup Lebih Lama

Di bawah ini adalah berbagai cara untuk membantu meningkatkan umur marmut kesayangan Anda.

Kondisi Hidup yang Cocok

Sebagian besar marmut tinggal di kandang di rumah Anda. Tapi itu bukan sembarang kandang. Jika Anda ingin hewan peliharaan Anda hidup lebih lama, mereka membutuhkan kandang yang nyaman dan aman. Hanya anggota keluarga yang bisa membuka dan menutupnya demi menjaga marmut tetap aman.

Di rumah yang dihuni hewan peliharaan lain seperti anjing, memiliki kandang marmut yang aman sangatlah penting. Anjing diketahui bisa membunuh marmut, terutama jika mereka tidak dibesarkan bersama. Jadi cara pertama untuk memastikan umurnya lebih panjang adalah dengan mencari kandang yang aman dan nyaman agar marmut tetap aman.

Selain itu, ukuran kandang sangat menentukan. Hindari menggunakan kandang kecil karena marmut akan tumbuh terlalu besar dalam waktu singkat. Cari kandang yang cukup luas agar marmut bisa berlarian tanpa batasan. Semakin banyak ruang yang ada, semakin lama marmut peliharaan Anda akan hidup bahagia.

Bahan Pengikis Gigi

Di alam liar, tidak jarang kita mengamati marmut terus-menerus mengunyah bahan tertentu. Hal yang sama diperlukan di rumah saat Anda memeliharanya. Mereka membutuhkan jerami atau balok kayu polosan untuk mengikis giginya.

Gigi marmut bisa tumbuh panjang dan menjadi sangat tidak nyaman jika tidak dirawat dengan baik. Akan sulit bagi hewan ini untuk memakan apa pun, sehingga menyebabkan kelaparan. Karena itu, mereka harus mengikis giginya.

Cara terbaik untuk melakukannya adalah membiarkan marmut menggiling bahan tertentu. Jadi, Anda harus menyediakan ini untuk hewan peliharaan Anda. Bahkan ada mainan kunyah yang bisa menjadi pilihan yang lebih baik untuk mereka, sehingga ini akan turut memperpanjang umur mereka.

Baca Juga:  Apakah Marmut Boleh Diberi Makan Bambu?

Makanan yang Baik

Saat marmut berada di habitat aslinya, mereka menikmati banyak makanan segar. Hal yang sama harus berlaku jika itu adalah hewan peliharaan. Sebagai pemilik, prioritas paling atas dalam hal perawatan dan manajemen yang tepat haruslah pasokan makanan segar yang berkelanjutan.

Kabar baiknya adalah ada banyak pilihan makanan di rumah yang disukai makhluk-makhluk lucu ini. Misalnya, Anda dapat memberi mereka:

  • Kale
  • Bayam
  • Selada Romaine
  • Wortel
  • Tomat
  • Kacang polong
  • Brokoli
  • Paprika

Makanan terbaik untuk marmut adalah sayuran berdaun hijau. Mereka memakannya saat segar. Sayuran ini menyediakan banyak vitamin dan mineral untuk marmut sebagaimana untuk kita juga.

Anda dapat memberikan makan buah-buahan untuk marmut Anda, tetapi pastikan sayurannya lebih banyak dan ditambah sedikit jerami. Buah-buahan mengandung banyak gula, sehingga lebih cocok dalam gigitan kecil untuk mengasup vitamin tertentu. Itu cara yang bagus untuk meningkatkan umur mereka.

Namun ada beberapa makanan yang tidak boleh Anda berikan ke marmut. Faktanya, sejak hari pertama, setiap anggota keluarga harus mengetahui hal ini untuk menghindari kematian. Ini meliputi:

  • Kentang
  • Biji
  • Cokelat
  • Bawang putih
  • Kubis
  • Daging
  • Jamur
  • Alpukat
  • Produk susu
  • Kacang
  • Selada iceberg

Teman

Umur Marmut

Seperti yang disebutkan sebelumnya, marmut adalah makhluk sosial. Itu berarti mereka tidak akan berkembang baik ketika mereka hidup sendiri. Jadi begitu Anda membeli seekor marmut, pertimbangkan untuk membeli yang lain untuk saling menemani satu sama lain.

Secara alami, marmut membutuhkan lingkungan terbaik untuk berkembang. Perubahan mungkin baik untuk Anda, tetapi itu membuat teman kecil Anda stres. Mereka membenci perbedaan apa pun, dan bahkan memindahkan kandangnya dapat membuat mereka stres.

Karena itu, Anda perlu menjaga hal-hal tetap sama dan tambahkan teman marmut lain jika Anda ingin mereka hidup lebih lama. Hidup sendirian di dalam kandang tidak menyenangkan dan marmut bisa cepat merasa kesepian. Bahkan jika Anda menambahkan mainan untuk dimainkan, itu tidak sama rasanya dengan memiliki teman.

Selain itu, Anda mungkin tidak memiliki cukup waktu untuk menghibur mereka karena pekerjaan atau urusan lainnya. Oleh karena itu, solusi terbaik adalah memberi mereka teman. Isolasi jangka panjang dapat menyebabkan kematian karena kesepian.

Baca Juga: 20 Fakta Menarik Tentang Marmut yang Perlu Anda Ketahui

Alas Kandang yang Tepat

Di dalam kandang, alas kandang yang tepat sangat diperlukan, terutama jika Anda memiliki lebih dari satu ekor marmut di dalam kandang. Bahan terbaik adalah penyerap, yang membuat hewan peliharaan Anda tetap kering dan nyaman. Kemudian biasakan untuk sering mengganti alas kandang untuk menghindari ketidaknyamanan.

Alas kandang basah dapat menyebabkan banyak masalah. Pertama, marmut Anda merasa tidak nyaman dan cemas karena lingkungan yang lembab. Kedua, ini dapat dengan mudah menjadi tempat berkembang biaknya parasit, termasuk jamur dan bakteri. Itu berarti penyakit sudah dekat.

Karena itu, Anda harus mengambil semua langkah yang diperlukan untuk menjaga kandang tetap kering demi melindungi kesehatan dan kesejahteraan hewan peliharaan Anda. Anda dapat menggunakan wadah makan dan tabung air khusus untuk mencegah tumpahan pada alas kandang yang baru.

Baca Juga:  20 Fakta Menarik Tentang Marmut yang Perlu Anda Ketahui

Pemeriksaan Rutin ke Dokter Hewan

Seperti hewan peliharaan lainnya, marmut memerlukan pemeriksaan kesehatan yang tepat untuk meningkatkan umurnya. Meskipun Anda tidak melihat tanda-tanda penyakit apa pun, pemeriksaan kesehatan tetap penting. Dengan begitu, Anda bisa mengetahui apakah semuanya baik-baik saja ataukah ada yang tidak beres dan membutuhkan perawatan segera.

Setelah mengetahui semua cara untuk meningkatkan umur marmut peliharaan Anda, penting juga untuk mencatat tanda-tanda berakhirnya kehidupan marmut Anda.

Ciri-ciri Marmut yang Akan Mati

Tidak ada yang mau membayangkan kematian hewan peliharaan mereka, tetapi itu pasti terjadi. Sangat penting untuk mengetahui tanda-tandanya dan bersiap alih-alih menemukannya mati kaku di kandangnya. Beberapa tanda yang harus diwaspadai adalah:

Nafsu Makan yang Buruk

Biasanya, marmut suka makan. Kemungkinan besar, Anda selalu menemukan teman kecil Anda sedang mengunyah sesuatu. Tapi jika Anda melihat marmut berhenti makan, pasti ada yang salah. Marmut berhenti makan ketika dalam kondisi kesehatan yang buruk dan dapat dengan cepat mati kelaparan.

Masalah Mata

Pernahkah Anda memperhatikan beberapa kotoran di sekitar mata marmut Anda? Mereka mungkin menderita infeksi mata yang dapat dengan mudah memburuk tanpa adanya perawatan yang tepat. Penyebabnya adalah kelebihan amonia di alas kandang, yang menyebabkan masalah mata, dan ini bisa berakibat fatal.

Kekurangan Energi

Pada kenyataannya, marmut jarang diam. Mereka senang bergerak dan menarik untuk ditonton. Tapi ketika mereka terlihat lesu, itu pertanda ada yang tak beres. Mereka tampaknya kekurangan energi yang semakin memburuk.

Tampak Tidak Terurus

Marmut kecil Anda suka grooming sesering mungkin. Namun jika Anda melihat marmut Anda terlihat tidak terawat, maka dia tidak lagi grooming. Begitu mereka menghentikan ini, itu berarti ada yang salah, dan kemungkinan besar mereka menderita penyakit kulit.

Pergerakan Usus yang Tidak Benar

Karena marmut sering makan dan minum, mereka sering buang air besar. Tanda lain dari kurang nafsu makan adalah buang air besar yang tidak benar. Anda juga memperhatikan bahwa ketika mereka buang air, urinnya berwarna kemerahan yang aneh. Munculnya jejak darah pada urin adalah tanda peringatan yang sangat besar.

Kesimpulan

Sebagai pecinta hewan, memelihara beberapa ekor marmut akan mengisi hidup Anda dengan kegembiraan dan kebahagiaan yang tak terbayangkan. Makhluk kecil ini bagaikan bola energi yang akan selalu berhasil membuat Anda tersenyum. Jika Anda ingin mereka hidup cukup lama, Anda harus merawatnya dengan baik.

Sejak hari pertama, buatlah prioritas untuk memenuhi kebutuhan mereka. Selain itu, waspadai tanda-tanda yang menunjukkan akhir dari kehidupannya seperti yang sudah kami bahas di atas. Selamat memelihara marmut!

Komentar