Panduan Dasar Perawatan Burung Cucak Ijo untuk Pemula | Si Binatang
Home » Burung » Panduan Dasar Perawatan Burung Cucak Ijo untuk Pemula

Panduan Dasar Perawatan Burung Cucak Ijo untuk Pemula

Banyak yang beranggapan bahwa burung cucak hijau alias cucak ijo tidak cocok untuk penghobi burung pemula karena tingkat perawatannya yang susah. Sebenarnya hal ini tidak 100% benar karena dengan panduan yang tepat, seorang pemula pun bisa saja mencetak cucak ijo yang moncer alias gacor.

Burung cucak ijo

Alasan kenapa sampai sekarang burung cucak ijo masih diburu kicaumania adalah karena suaranya yang aduhai. Suara kicauannya sangat bervariasi dan burung satu ini juga pandai menirukan suara burung lain. Jadi tak mengherankan bila cucak ijo sangat populer dijadikan burung klangenan maupun burung lomba.

Dalam artikel kali ini kami akan membahas beberapa poin tentang perawatan burung cucak ijo khusus untuk pemula. Simak baik-baik.

Perawatan Dasar Burung Cucak Ijo

Pakan

Pakan adalah hal pertama yang perlu Anda perhatikan. Cucak ijo adalah burung pemakan serangga dan buah-buahan, jadi ini adalah makanan utamanya. Serangga yang cocok untuk cucak ijo adalah jangkrik dan ulat Hongkong, sedangkan buah yang disukainya banyak, antara lain pisang kapok putih, pepaya, jeruk, pir, apel merah, dan sebagainya. Namun Anda harus menghindari buah-buah yang kandungan airnya rendah seperti salak, durian, dan alpukat.

Selain itu, banyak juga kicaumania yang memberikan makan voer atau full EF pada burung cucak ijonya. Mereka percaya bahwa pakan ini bisa mencegah burung dari kegemukan dan memperkuat suaranya. Nah Anda bisa saja memberikan dua jenis makanan, yaitu pisang kapok putih sebagai makanan utama dan voer sebagai EF untuk menjaga stamina dan daya tahan burung.

Sangkar

Burung cucak ijo membutuhkan sangkar yang besar dan luas agar leluasa bergerak dan tidak stres. Karena bila burung stres, suaranya bisa macet. Burung yang aktif dan lincah akan rajin berkicau. Agar burung aktif, pasanglah dua buah tenggeran atau tangkringan dengan posisi sejajar atau menyilang.

Dan untuk peletakan sangkar, disarankan untuk tidak menggantang sangkar cucak ijo Anda berdekatan dengan sangkar burung lain yang suaranya lantang dan gacor seperti murai batu. Anda boleh menggantung cucak ijo di dekat sangkar burung lain yang menjadi bahan masterannya.

Lalu seperti biasa, selalu jaga kebersihan sangkar. Bersihkan wadah makan dan minum dan ganti makanan dan air lama dengan yang baru setiap saat.

Mandi Jemur

cucak ijo, cucak ijo gacor, cucak ijo banyuwangi, cucak ijo mini, cucak ijo betina, cucak ijo Kalimantan, cucak ijo sumatra

Perawatan rutin burung kicau ini juga wajib dilakukan pada burung cucak ijo kesayangan Anda. Cucak ijo bisa dimandikan di karamba atau bak air kecil di dalam sangkarnya. Biarkan burung mandi sendiri sampai basah kuyup, setelah itu Anda bisa mengangin-anginkannya sampai kering. Sesudahnya, Anda tinggal menjemur burung sekitar 1 sampai, 1,5 jam di bawah matahari pagi yang hangat. Gantang sangkar di tempat yang rindang ketika sinar matahari mulai meninggi.

Pemasteran

Jika Anda ingin cucak ijo Anda gacor seperti burung lain, maka pemasteran wajib dilakukan secara rutin. Ada banyak mp3 kicau burung yang bisa Anda download untuk dijadikan materi masteran. Mendekatkan cucak ijo ke burung lain juga bisa dilakukan agar burung punya isian tersendiri.

Perawatan Lainnya

Selain empat poin utama di atas, masih ada beberapa hal lain yang perlu Anda pertimbangkan agar burung cucak ijo Anda sehat dan gacor. Yang pertama adalah berikan jatah istirahat yang cukup bagi burung agar bisa memulihkan staminanya. Oleh karena itu, selalu gantang sangkarnya di tempat yang tenang, tidak berisik, dan tidak sering dilewati orang.

Usahakan untuk selalu mengkerodong sangkarnya di malam hari agar burung bisa beristirahat total atau matikan lampu ruangannya. Pemberian vitamin boleh dilakukan dalam dosis yang tepat agar burung meningkat staminanya.

Demikian panduan singkat perawatan burung cucak ijo khusus untuk pemula. Semoga bermanfaat ya.

Komentar