10 Fakta Menakjubkan Tentang Beruang Kutub | Si Binatang
Home » Fakta Binatang » 10 Fakta Menakjubkan Tentang Beruang Kutub

10 Fakta Menakjubkan Tentang Beruang Kutub

Hewan berbulu penghuni tundra Arktik ini adalah salah satu spesies yang paling terkenal di dunia. Tapi seberapa banyak yang kita ketahui tentang beruang kutub? Mereka adalah predator kuat yang bisa menghadapi cuaca ekstrim. Tetapi mereka menghadapi ancaman yang menakutkan dari pencairan es laut dan habitat yang terus menyusut.

Gambar Beruang Kutub

Via: abcnews

Inilah fakta-fakta yang membuat beruang yang sangat dicintai ini begitu menarik bagi kita.

1. Beruang kutub sebenarnya berwarna hitam, bukan putih

Meskipun beruang kutub tampak putih, bulunya sebenarnya transparan, menurut WWF-UK. Mereka tampak putih karena memantulkan cahaya, memberikan kamuflase di salju. Di bawah semua bulu itu, beruang kutub memiliki kulit hitam. Itu membantu mereka menyerap sinar matahari yang menghangatkannya, seperti diungkapkan National Geographic, yang menjaga mereka tetap hangat di suhu yang sangat dingin.

2. Mereka didesain untuk menghadapi cuaca dingin

Beruang kutub menghabiskan hidup mereka di es dan di daerah dingin, dan mereka memang didesain untuk itu. Beruang kutub memiliki bulu insulasi tebal yang menutupi lapisan lemak tubuh yang hangat. Tebal lapisan itu bisa hampir 11 cm. Lapisan lemak inilah yang membuat mereka tetap hangat saat berada di dalam air. Ini juga menjadi alasan mengapa induk beruang enggan membiarkan anaknya berenang di musim semi: bayi-bayi beruang kutub tidak memiliki cukup lemak tubuh untuk menjaganya tetap hangat.

Baca Juga:  Penyebab Beruang Grizzly Lebih Buas daripada Beruang Hitam

3. Beruang kutub diklasifikasikan sebagai mamalia laut

Karena mereka bergantung pada lautan untuk mencari makanan dan hidup di habitat es mereka, beruang kutub adalah satu-satunya spesies beruang yang dianggap sebagai mamalia laut. Itu berarti mereka dikelompokkan dengan anjing laut, singa laut, walrus, paus, dan lumba-lumba, dan mereka juga termasuk dalam Marine Mammal Protection Act (Undang-Undang Perlindungan Mamalia Laut). Tapi mereka masihlah beruang.

4. Mereka adalah perenang yang hebat

Mamalia besar ini sangat anggun di dalam air. Menurut WWF, mereka dapat berenang dengan kecepatan 9,6 km/jam dan dapat melakukannya untuk jarak jauh. Mereka menggunakan cakar depan yang sedikit berselaput untuk mendayung sambil mengangkat kaki belakangnya sebagai kemudi.

Terkadang beruang kutub terlihat berenang ratusan kilometer jauhnya dari daratan. Mereka kemungkinan tidak sampai ke sana mendayung sepanjang jalan. Sebaliknya, mereka juga bisa menumpang dengan cara mengapung di atas lapisan es. Meskipun mereka perenang yang kuat, beruang kutub bisa mendapat masalah ketika ada badai besar saat mereka berenang panjang ini. Mereka diketahui bisa tenggelam di perairan yang bergejolak ketika mereka jauh dari daratan.

5. Mereka benar-benar suka anjing laut

Foto Beruang Kutub

Via: howstuffworks

Beruang kutub menghabiskan sekitar setengah waktunya untuk berburu, dan anjing laut kebanyakan ada di daftar menunya. Secara khusus, mereka mencari anjing laut bercincin dan berjanggut karena mereka tinggi lemak dan itulah yang dibutuhkan beruang kutub untuk bertahan hidup.

Mereka berburu dengan mencari area es yang retak, menunggu anjing laut mendekati permukaan es untuk bernafas. Mereka menggunakan indera penciuman yang kuat untuk menemukannya. Mereka seringkali harus menunggu selama berjam-jam atau berhari-hari dan perburuan mereka seringkali tidak berhasil.

Itulah sebabnya mereka juga akan mencari bangkai ikan paus dan mencari sumber makanan lain seperti telur burung dan walrus. Mereka berada di puncak rantai makanan di Kutub Utara dan tidak memiliki pemangsa selain manusia dan beruang kutub lainnya.

6. Beruang kutub bisa menjadi penyendiri

Beruang kutub menghabiskan sebagian besar hidup mereka sendirian kecuali dalam beberapa situasi seperti ketika seekor beruang betina membesarkan anaknya, ketika pasangan sedang kawin, atau ketika beberapa beruang semuanya tertarik pada makanan yang sama, seperti bangkai ikan paus. Meskipun beruang dewasa sering suka menyendiri, beruang kutub muda akan bermain satu sama lain.

7. Asal-usul mereka tidak jelas

Selama bertahun-tahun, para peneliti percaya bahwa untuk bertahan hidup di lingkungan yang ekstrem beruang kutub berevolusi dari beruang coklat selama sekitar 150.000 tahun terakhir. Mereka percaya bahwa perubahan iklim memaksa beruang kutub untuk berevolusi dengan cepat untuk beradaptasi dengan kehidupan di Kutub Utara.

Tetapi temuan dari studi lain yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah menunjukkan bahwa beruang kutub tidak berasal dari beruang coklat. Setelah mempelajari DNA dari beruang kutub, beruang coklat, dan beruang hitam, para peneliti percaya bahwa beruang coklat dan beruang kutub memiliki nenek moyang yang sama tetapi garis keturunan itu terbelah sekitar 600.000 tahun yang lalu.

8. Beruang kutub sangat besar

Beruang kutub memiliki tinggi sekitar 2,1 hingga 2,4 meter saat berdiri dan sekitar 1,2 hingga 1,5 meter saat berjalan dengan keempat kakinya. Seekor beruang jantan besar dapat memiliki berat lebih dari 770 kg dan tinggi 3 meter saat berdiri di atas kaki belakangnya. Seekor betina besar bisa memiliki berat hingga 450 kg. Mereka hidup rata-rata 25 hingga 30 tahun di alam liar.

9. Mereka punya banyak nama

Ilmu pengetahuan mengenal beruang kutub sebagai Ursus maritimus, tetapi di seluruh dunia spesies ikonik ini memiliki banyak nama yang menarik. Nama-nama tersebut antara lain Thalarctos, beruang laut, beruang es, Nanuq, isbjorn, beruang putih, beliy medved, penguasa Arktik (lord of the Arctic), dan rusa laut putih.

Penyair Norse menyebut beruang itu dengan berbagai julukan, mulai dari rusa putih, mimpi buruk anjing laut, penunggang gunung es, kutukan paus, dan nahkoda gumpalan es yang terapung. Mereka mengatakan beruang itu memiliki kekuatan selusin pria dan kecerdasan 11 orang. Orang-orang pribumi Sami atau Lapp dari Eropa utara menyebut beruang-beruang itu anjing-anjing Tuhan atau orang tua bermantel bulu. Mereka menolak menyebut mereka beruang kutub karena takut menyinggung mereka.

10. Mereka dalam bahaya kepunahan

Pada tahun 2008, beruang kutub adalah spesies vertebrata pertama yang terdaftar di bawah Endangered Species Act Amerika Serikat yang terancam karena prediksi perubahan iklim. Secara internasional, mereka terdaftar sebagai spesies yang rentan oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN). Kanada mengklasifikasikan beruang kutub sebagai spesies yang menjadi perhatian khusus di bawah National Species at Risk Act.

IUCN memperkirakan bahwa ada kurang dari 26.000 ekor beruang kutub di seluruh dunia. Jumlah mereka menyusut karena hilangnya habitat dan mencairnya es laut. Ketika es hilang, mereka harus menempuh jarak yang lebih jauh untuk mencari tanah yang stabil, yang bisa menjadi ancaman serius bagi kelangsungan hidup mereka. Lebih sedikit es juga berarti lebih sedikit anjing laut yang menjadi makanannya.

Komentar