8 Ciri-ciri / Karakteristik Burung Elang | Si Binatang
Home » Burung » 8 Ciri-ciri / Karakteristik Burung Elang

8 Ciri-ciri / Karakteristik Burung Elang

Elang adalah burung pemangsa besar, dengan paruh bengkok yang kuat dan cakar yang tajam. Mereka adalah penerbang yang luar biasa dan dapat mencapai kecepatan lebih dari 150 km/jam. Elang memiliki penglihatan yang tajam dan dapat melihat mangsanya dari jarak yang sangat jauh, dengan mata yang memiliki 3 kelopak mata.

Elang

Beberapa spesies yang lebih terkenal meliputi elang botak Amerika Utara, elang emas Eropa dan Asia, dan elang laut berperut putih Australia. Setiap spesies memiliki beberapa karakteristik uniknya sendiri, yang lain dimiliki oleh semua elang.

Elang adalah pemangsa yang sangat kuat, dan seringkali akan membunuh hewan yang jauh lebih besar dari dirinya. Di bawah ini adalah daftar yang menguraikan delapan fakta dan karakteristik menarik dari salah satu predator puncak paling agung di dunia hewan ini.

Ciri Khas Elang

1. Lebar Sayap Besar

Lebar sayap elang yang besar adalah salah satu ciri khas mereka. Elang memiliki lebar sayap terbesar dari burung pemangsa mana pun, dan ini memungkinkan mereka menempuh jarak yang sangat jauh untuk mencari makanan.

Selain itu, luas permukaan sayap yang besar membantu elang untuk tetap terbang tinggi dalam jangka waktu yang lama, menjadikan mereka pemburu yang hebat. Terakhir, sayap elang sangat kuat, memungkinkan mereka menjatuhkan mangsa besar. Semua faktor ini bersama-sama menjadikan lebar sayap elang yang besar sebagai salah satu karakteristik terpenting mereka.

Baca Juga: 12 Jenis Burung Elang Terpopuler dari Seluruh Dunia

2. Komposisi Bulu

Elang memiliki bulu yang disesuaikan secara khusus untuk membantunya terbang. Komposisi bulunya sedemikian rupa sehingga sangat ringan tetapi juga sangat kuat. Ini memungkinkan mereka melayang di udara dengan mudah dan memberi mereka kekuatan untuk menyelam dengan kecepatan tinggi saat berburu.

Baca Juga:  6 Tipe Utama Burung di Dunia (Beserta Contoh Spesies dan Gambarnya)

Struktur bulu elang juga dirancang untuk mengurangi hambatan dan turbulensi saat terbang. Ini membantu mereka mempertahankan kecepatan dan tetap mengendalikan penerbangan mereka bahkan dalam angin kencang.

3. Ekor Multifungsi

Beberapa elang memiliki ekor yang panjang dan lebar, sementara yang lain memiliki ekor yang pendek dan berujung persegi. Semua elang memiliki ekor yang membantu mereka terbang dengan bertindak sebagai kemudi.

Ekor yang panjang dan lebar dari beberapa elang membantu mereka berbelok tajam saat mengejar mangsa. Ekor elang lain yang pendek dan berujung persegi membantu mereka terbang lurus dan cepat saat bermigrasi.

Elang menggunakan ekornya untuk memberi isyarat kepada elang lainnya. Saat elang melebarkan ekornya, itu pertanda agresi. Ketika seekor elang menyelipkan ekornya, itu adalah tanda penyerahan diri.

4. Penglihatan yang Luar Biasa

Elang Botak

Elang memiliki penglihatan luar biasa yang memungkinkan mereka melihat mangsa dari jarak jauh. Mata mereka empat hingga delapan kali lebih tajam daripada manusia, dan mereka dapat melihat kelinci atau bajing dari jarak 1,5 km.

Elang juga memiliki penglihatan teropong, artinya mereka dapat melihat suatu objek dengan kedua matanya secara bersamaan. Ini memberi mereka persepsi kedalaman dan memungkinkan mereka mengukur jarak mangsanya.

Tapi mata elang tidak hanya bagus untuk melihat potensi makanan. Mereka juga memiliki penglihatan yang sangat baik di siang dan malam hari, berkat tingginya jumlah sel peka cahaya di retina mereka.

Meskipun mereka tidak berburu di malam hari dan memiliki penglihatan terbaik di siang hari, mereka masih bisa melihat jauh lebih baik di malam hari daripada kebanyakan hewan.

5. Paruh Tajam

Paruh elang adalah salah satu karakteristiknya yang paling membedakan. Elang memiliki paruh besar dan kuat yang dirancang sempurna untuk mencabik-cabik mangsanya. Paruhnya juga berguna untuk memecahkan kacang-kacangan dan buah-buahan yang bercangkang keras.

Baca Juga:  Tips Menjinakkan Burung Kacer Sebelum Melatih Agar Rajin Berkicau

Bagian dalam paruh elang dilapisi dengan lapisan keratin yang tebal, yang membantu melindungi burung dari cedera. Elang menggunakan paruhnya untuk berbagai tugas, termasuk merapikan bulunya, membangun sarang, dan mempertahankan diri.

6. Cakar

Elang memiliki cakar yang sangat kuat yang mereka gunakan untuk mencengkeram dan mencabik-cabik mangsanya. Cakar adalah kuku tajam yang ditemukan di ujung jari kaki elang.

Panjangnya bisa mencapai 10 cm dan sangat tajam dan kuat. Elang menggunakan cakarnya untuk mencengkeram mangsanya dan kemudian menggunakan paruhnya untuk mencabik-cabiknya. Cakar adalah salah satu alat berburu elang yang paling penting dan memungkinkan mereka menjatuhkan mangsa besar.

7. Warna Khas

Elang adalah salah satu burung yang paling dikenal di dunia, sebagian berkat ukurannya yang mengesankan dan warnanya yang mencolok. Meski subspesies elang yang berbeda dapat memiliki penampilan yang agak berbeda, mereka semua memiliki beberapa karakteristik fisik yang sama seperti pewarnaan yang khas, dengan sebagian besar burung memiliki tubuh dan sayap coklat tua, serta kepala dan ekor berwarna putih atau terang.

Pewarnaan ini memberikan kamuflase yang sangat baik ketika elang bertengger di pohon, menunggu untuk menyergap mangsanya.

8. Gaya Hidup Diurnal

Elang adalah hewan diurnal, artinya mereka aktif di siang hari. Hal ini mungkin karena mangsa mereka juga aktif di siang hari dan penglihatan mereka sedikit berkurang di malam hari dibandingkan dengan siang hari.

Elang menggunakan penglihatannya yang tajam untuk melihat mangsa dari jarak jauh dan kemudian menggunakan cakarnya yang kuat untuk menangkap dan membunuhnya.

Tags:

Komentar