8 Fakta Mengejutkan Tentang Tapir Sang “Fosil Hidup” | Si Binatang
Home » Fakta Binatang » 8 Fakta Mengejutkan Tentang Tapir Sang “Fosil Hidup”

8 Fakta Mengejutkan Tentang Tapir Sang “Fosil Hidup”

Salah satu mamalia paling aneh yang hidup saat ini adalah tapir, yang secara visual tampak seperti perpaduan antara gajah dan babi liar. Faktanya, kata dalam bahasa Thai untuk tapir adalah “P’som-sett” yang berarti “campuran yang sudah selesai” karena, seperti rusa kutub di Afrika, tapir tampak seperti campuran dari bagian apa pun yang tersisa dari hewan lain.

Gambar tapir

Bertentangan dengan kesan pertama itu, tapir adalah makhluk yang sangat mudah beradaptasi yang telah ada lebih lama daripada banyak mamalia lain di planet ini saat ini – namun masa depannya tidak pasti.

Berikut adalah beberapa fakta menarik tentang daya tarik hewan yang tidak biasa ini.

Fakta Unik Tapir

1. Tapir Sering Disebut “Fosil Hidup”

Jika tapir terlihat seperti binatang prasejarah, itu karena memang demikian. Empat spesies tapir yang tersisa saat ini ditemukan di Amerika Selatan, Amerika Tengah, dan Asia Tenggara. Tetapi versi paling awal tapir saat ini muncul pada awal Eosen Amerika Utara. Dari sana mereka menyebar ke benua lain selama ribuan tahun.

Tapir adalah salah satu mamalia paling primitif di muka bumi, hanya berubah sedikit selama 20 juta tahun terakhir ini. Bukti fosil pertama tapir berasal dari Zaman Oligosen Awal.

2. Kerabat Terdekat Tapir Adalah Badak dan Kuda

Tapir sering dibandingkan dengan babi, trenggiling, atau gajah, dan kesamaannya memang terlihat jelas. Namun pada kenyataannya, mereka tidak terkait erat dengan keduanya. Tapir adalah perissodactyl, sekelompok mamalia herbivora yang juga dikenal sebagai hewan berkuku ganjil. Oleh karena itu, kerabat terdekat mereka yang masih hidup adalah sesama perissodactyl seperti kuda, badak, dan zebra.

3. Tapir Memiliki Hidung Prehensile

Moncong panjang itu bukan hanya untuk penampilan. Hidung tapir sebenarnya prehensile, artinya dibuat untuk melilit dan mengambil sesuatu. Tapir menggunakan hidungnya untuk mengambil buah, daun, dan makanan lainnya. Untuk makanan yang kelihatannya di luar jangkauan, makhluk itu dapat meregangkan hidungnya ke atas, membungkus potongan kecilnya, dan menariknya ke bawah untuk dimakan.

4. Tapir Adalah Perenang yang Luar Biasa

Tapir masuk ke air untuk mencari makanan tambahan. Mereka tidak hanya berenang dengan baik, mereka bahkan juga bisa berjalan di bawah air, bergerak dengan kecepatan tinggi di sepanjang dasar danau jika diperlukan. Saat waspada, tapir bahkan bisa bersembunyi di bawah air dan menggunakan moncongnya seperti snorkel.

5. Tapir Bisa Makan 35 Kg Makanan per Hari

Tapir adalah herbivora. Makanan mereka biasanya terdiri atas banyak buah, beri, dan dedaunan, termasuk tanaman air dan juga yang ada di darat. Hewan-hewan itu akan menghabiskan sebagian besar waktunya untuk mencari makan di sepanjang rute yang sudah dikenalinya. Tapir dewasa bisa makan sebanyak 35 kilogram makanan dalam satu hari.

6. Tapir Adalah Kurator Penting Tumbuhan

Sering disebut sebagai “tukang kebun hutan,” tapir memainkan peran penting dalam menyebarkan benih. Mereka membutuhkan area luas untuk mencari makan, dan ketika mereka makan buah-buahan dan beri di satu area dan melakukan perjalanan ke area berikutnya, mereka membawa benih itu di saluran pencernaan mereka dan menyebarkannya saat mereka buang air besar.

Ini membantu meningkatkan keragaman genetik tanaman di hutan. Dan karena tapir adalah hewan besar -mamalia darat terbesar di Amerika Selatan- mereka memindahkan banyak biji. Berbicara tentang ukuran, tapir terbesar di dunia adalah tapir Malaya, spesies hitam-putih seperti pada gambar di atas. Mereka ditemukan di Malaysia dan Sumatera dan dapat tumbuh hingga seberat 363 kg.

7. Anak Tapir Tersamarkan

Malayan Tapir

Lucu, bukan? Mengingat penampilan tapir dewasa yang semakin menarik, Anda mungkin akan terkejut mengetahui seperti apa tapir saat mereka masih bayi. Anak tapir semakin menggemaskan, terlihat seperti perpaduan sempurna antara anak rusa dan anak babi.

Seperti banyak spesies hewan lainnya, warna mereka saat lahir adalah bagian dari strategi bertahan hidup. Di hutan tempat sebagian besar tapir hidup dan mencari makan, bulu bergaris-garis dan berbintik-bintik cocok dengan sinar matahari yang belang-belang di bawah tanah, membantu bayi-bayi itu tersamarkan dengan lingkungannya.

8. Tapir Terancam Punah

Ada empat spesies tapir di dunia saat ini. Mereka adalah:

  • Tapir Malaya (Tapirus indicus)
  • Tapir gunung (T. pinchaque)
  • Tapir Baird (T. bairdii)
  • Tapir dataran rendah (T. terrestris)

Semua spesies tapir ini membutuhkan konservasi. Tapir Melayu, gunung, dan Baird didaftar sebagai Terancam Punah oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN), dan tapir dataran rendah terdaftar sebagai Rentan. Perburuan tapir untuk diambil dagingnya merupakan salah satu ancaman terbesar, dengan fragmentasi habitat dan perambahan habitat oleh manusia sebagai dua ancaman serius lainnya.

Komentar