Seperti Inilah Cara Singa Laut Berkembang Biak | Si Binatang
Home » Fakta Binatang » Seperti Inilah Cara Singa Laut Berkembang Biak

Seperti Inilah Cara Singa Laut Berkembang Biak

Singa laut jantan menjadi dewasa pada sekitar usia 6 tahun. Namun dalam banyak kasus mereka tidak akan kawin sampai mereka berusia setidaknya 10 tahun. Ini karena mereka harus cukup kuat untuk dapat bertahan melawan pejantan lain dan untuk menarik betina. Singa laut betina akan mulai kawin ketika mereka berusia sekitar 3 tahun. Mereka akan mencari pejantan terkuat untuk diajak kawin.

Singa laut

Pejantan bersaing ketat untuk mendapatkan hak kawin dengan betina. Singa laut jantan berusaha untuk membentuk harem (kelompok betina) yang terdiri atas singa laut betina sebanyak mungkin untuk dikawini. Bukan hal yang aneh bagi singa laut jantan untuk memiliki 10 hingga 30 betina. Ini juga merupakan tugas pejantan untuk melindungi semua betina di haremnya dari bahaya.

Singa laut jantan lantas pergi ke pantai pada sekitar bulan Mei untuk mengintai tanah dan mendudukinya. Betina akan datang ke pantai beberapa minggu kemudian. Penting untuk dicatat bahwa betina sudah hamil saat itu dari musim kawin sebelumnya.

Ketika tiba waktunya untuk memulai musim kawin, pejantan akan mulai menggonggong lebih agresif daripada sebelumnya. Jenis komunikasi ini adalah cara bagi mereka untuk menarik perhatian betina kepadanya.

Singa laut jantan juga menggunakan gonggongan ini untuk mengintimidasi pejantan lainnya yang kebetulan berada di daerah tersebut. Pejantan ingin memberi peringatan bahwa dia telah mempertaruhkan klaimnya ke daerah tertentu serta hak mengawini betina yang ditemukan di sana.

Baca Juga:  Apakah Singa Laut Berbahaya dan Bisa Menyerang Manusia?

Singa laut betina melahirkan anak-anaknya di darat. Umumnya, hanya satu bayi yang akan lahir pada satu waktu, tetapi kadang-kadang akan terlahir anak kembar. Anak-anak ini segera mulai mengonsumsi susu dari tubuh induknya. Susu ini mengandung lebih dari 50% nutrisi yang membantu mereka tumbuh dengan sangat cepat. Susu induk juga bertanggung jawab untuk membantu anak singa laut mengembangkan lapisan lemak yang disebut blubber yang mereka butuhkan untuk tetap hangat.

Gambar singa laut

Lapisan lemak ini perlu mulai terbentuk sebelum singa laut anakan dapat bertahan hidup di air. Ketika mereka lahir, mereka memiliki lapisan rambut yang melindunginya dari dingin sampai mereka mengembangkan cukup banyak blubber. Kemudian rambut ini akan mulai rontok dan akan hampir hilang seluruhnya pada saat mereka pertama kali memasuki air bersama ibu mereka.

Perkawinan dengan jantan yang sekarang bersamanya akan terjadi pada akhir bulan Juni atau Juli. Jadi dia akan menyusui anaknya saat ini sambil mengandung anak lain. Masa kehamilan berlangsung selama 8 sampai 11 bulan dan pada saat itu anak yang dia rawat sekarang sudah dapat mengurus dirinya sendiri.

Induk akan tetap berada di darat atau es dengan anak-anaknya selama beberapa minggu pertama kehidupan. Kemudian mereka siap untuk pindah ke perairan. Meski anak-anak singa laut secara naluriah tahu cara berenang, mereka tetap diajari cara bergerak untuk membantu mereka memahami perilaku air. Mereka juga mulai belajar berburu ikan meski akan tetap mendapatkan nutrisi utama dari minum susu yang dihasilkan ibu mereka.

Baca Juga:  Apakah Singa Laut Berbahaya dan Bisa Menyerang Manusia?

Anak singa laut juga diajari oleh ibu mereka untuk menjauh dari predator. Mereka sangat rentan selama enam bulan pertama kehidupannya. Hal ini disebabkan warna mereka yang lebih kecoklatan pada saat itu. Mereka juga dapat diinjak-injak di darat oleh singa laut lainnya ketika mereka ketakutan.

Komentar